HIMM Rilis Album “Selamanya”, Debut Pop Indonesia yang Jujur dan Penuh Makna
Stagehousemusic.com, Jakarta – Industri musik pop Indonesia kedatangan warna baru. HIMM, pseudonim dari Himawan Darma, resmi merilis album debut bertajuk Selamanya.
Berbeda dari banyak rilisan pop yang penuh drama dan metafora berlapis, HIMM hadir dengan pendekatan yang lebih tenang, reflektif, dan jujur. Album ini tidak sekadar merayakan cinta, tetapi membedahnya sebagai proses panjang yang penuh liku, kehilangan, dan pendewasaan.
Peluncuran album dikemas dalam acara spesial bertajuk HIMM SELAMANYA di Shamrock Gandaria, Sabtu (14/2/2026), bertepatan dengan Hari Valentine momentum yang memperkuat tema cinta sebagai benang merah keseluruhan album.
Dirilis di bawah naungan Goss Records, Selamanya menjadi penanda penting perjalanan HIMM sebagai solois dengan identitas musikal yang matang dan terarah.

Album ini terdiri dari sembilan lagu yang dirancang sebagai satu kesatuan narasi emosional. Pendengar diajak menyusuri perjalanan cinta dari keyakinan, penantian, kehilangan, hingga keberanian untuk memulai kembali.
Lagu pembuka “Selamanya” menjadi love anthem dewasa yang memosisikan pernikahan bukan sebagai klimaks dongeng romantis, melainkan keputusan sadar dua insan setelah melalui pertimbangan dan ujian. Liriknya lugas, nadanya hangat, tanpa janji manis berlebihan.
Perjalanan emosional berlanjut melalui:
-
“Angan Tentangmu” – tentang rindu yang dipendam dalam diam
-
“Aduh Gila” – nuansa ringan dan spontan yang lebih ceria
-
“Terhenti” – potret patah hati saat waktu terasa membeku
-
“Jika” – harapan yang tak selalu menemukan jalannya
Kejujuran menjadi kekuatan utama penulisan HIMM. Tanpa metafora rumit dan tanpa dramatisasi berlebihan, lagu-lagunya terasa dekat dengan pengalaman banyak orang.
Memasuki bagian akhir album, suasana menjadi lebih dalam dan personal.
-
“Pengagummu” mengisahkan cinta yang tak pernah sempat terucap
-
“Melawan Sepi” menyoroti kesendirian sebagai ruang pertumbuhan
-
“Jauh Tak Kembali” berbicara tentang menerima masa lalu tanpa tuntutan mengulangnya
Album ditutup dengan “Hey Kamu”, lagu bernuansa optimistis yang mengajak pendengar berdamai dengan luka dan kembali membuka hati. Sebuah penutup ringan namun penuh pesan tentang harapan dan keberanian.

Secara musikal, Selamanya mengusung pop yang bersih dan timeless. Aransemen digarap oleh Irwan Kusumajaya yang juga mengisi keyboard, menciptakan lanskap bunyi rapi dan sentimental tanpa terasa berlebihan.
Permainan gitar dan bass dari Roy Ferrynta menghadirkan warna hangat dan organik. Sementara proses rekaman hingga mastering dipercayakan kepada Delon Sagita, menjaga kejernihan suara sekaligus ambience yang intim.
Di sisi produksi, Nina Silvana memberi ruang eksplorasi narasi dan musikalitas tanpa tekanan formula pasar. Hasilnya, album ini terasa seperti catatan harian yang dinyanyikan bukan ajang pamer teknik vokal, melainkan kekuatan cerita dan kejujuran rasa.
Berikut tracklist lengkap album:
-
Selamanya
-
Angan yang Tersimpan
-
Tanpa Rencana
-
Tak Lagi Sama
-
Harap yang Tertinggal
-
Tak Pernah Terucap
-
Sendiri Saja
-
Merawat Kenangan
-
Kembali Percaya
Setiap lagu membawa fase emosi berbeda, namun tetap terhubung dalam satu narasi besar: cinta sebagai perjalanan, bukan sekadar akhir bahagia.
Album Selamanya kini tersedia di berbagai platform streaming digital seperti Spotify dan YouTube Music.
Melalui debut ini, HIMM memperkenalkan dirinya sebagai suara baru pop Indonesia yang jujur, reflektif, dan relevan dengan generasi yang memandang cinta sebagai proses belajar tanpa henti.
Di tengah industri musik yang kerap dipenuhi metafora megah dan drama berlapis, HIMM memilih jalan yang lebih personal mengajak pendengar berjalan perlahan, menelusuri fase demi fase, hingga menemukan makna “selamanya” versi masing-masing.










