Pendapatan Universal Music Group Kuartal IV 2025 Naik, Namun Saham Turun 5,5%
Stagehousemusic.com, – Perusahaan musik global Universal Music Group melaporkan pendapatan kuartal keempat 2025 sebesar €3,605 miliar, meningkat 4,8% secara tahunan (YoY) atau 10,6% dalam mata uang konstan.
Meski mengalami pertumbuhan, hasil tersebut masih berada di bawah ekspektasi analis, sehingga saham perusahaan turun setelah laporan keuangan dirilis.
Perdagangan pada Jumat menunjukkan saham UMG yang diperdagangkan di Euronext Amsterdam melemah sekitar 5,5% pada pukul 11:55 GMT.
Laba Per Saham dan EBITDA
Dalam laporan yang diumumkan pada Kamis, Universal Music mencatat laba per saham (EPS) yang disesuaikan untuk tahun penuh 2025 sebesar €1,03, meningkat dari €0,96 pada 2024.
Sementara itu, EBITDA yang disesuaikan pada kuartal keempat mencapai €810 juta, naik 1,4% YoY atau 6,4% dalam mata uang konstan.
Namun, margin EBITDA yang disesuaikan mengalami penurunan 0,7 poin persentase menjadi 22,5%.
Jika tidak memasukkan pos-pos sekali waktu, EBITDA yang disesuaikan tercatat tumbuh 8,6% dalam mata uang konstan, dengan margin turun menjadi 22,0%.
Pendapatan Streaming dan Langganan Musik
Pendapatan dari langganan musik rekaman juga mengalami pertumbuhan, yakni 2,4% secara tahunan atau 7,7% dalam mata uang konstan.
Jika tidak memasukkan pembayaran susulan dari tahun sebelumnya, pendapatan langganan bahkan tumbuh hingga 9,6% dalam mata uang konstan.
Pendapatan kuartal keempat juga mencakup keuntungan sebesar €45 juta dari penyelesaian sengketa hukum, sementara pada periode yang sama tahun sebelumnya perusahaan mencatat €60 juta dari penyelesaian hukum dan penyesuaian pendapatan DSP.
CEO UMG: 2025 Tahun yang Luar Biasa
Ketua dan CEO Universal Music, Lucian Grainge, menilai 2025 sebagai tahun yang sangat positif bagi perusahaan.
“Tahun 2025 merupakan tahun yang luar biasa bagi UMG—secara kreatif, komersial, dan strategis,” kata Grainge.
Ia menambahkan bahwa perusahaan berhasil membuat kemajuan signifikan dalam berbagai inisiatif, termasuk:
-
Pengembangan Streaming 2.0
-
Peningkatan layanan bagi artis dan label
-
Program superfan untuk memperkuat hubungan dengan penggemar
-
Ekspansi di pasar dengan pertumbuhan tinggi
-
Kepemimpinan dalam pengembangan AI yang bertanggung jawab
Secara keseluruhan, Universal Music mencatat pendapatan tahunan 2025 sebesar €12,507 miliar, meningkat 5,7% YoY atau 8,7% dalam mata uang konstan.
EBITDA yang disesuaikan untuk tahun penuh mencapai €2,81 miliar, naik 5,6% dibandingkan tahun sebelumnya, dengan margin tetap stabil di 22,5%.
Perusahaan juga mengusulkan dividen final sebesar €0,28 per saham, sehingga total dividen untuk tahun 2025 menjadi €0,52 per saham.
Selain laporan keuangan, Universal Music juga mengumumkan penundaan rencana pencatatan saham di Amerika Serikat.
Keputusan tersebut diambil karena ketidakpastian kondisi pasar serta kekhawatiran terhadap valuasi perusahaan.
Langkah ini menunjukkan bahwa perusahaan memilih menunggu kondisi pasar yang lebih stabil sebelum melanjutkan rencana ekspansi ke pasar modal AS.











